Bisnis Itu Mudah, Pola Pikir Yang Membuatnya Menjadi Sulit

Membangun Bisnis

Membangun Bisnis

BERILINK – Banyak orang ingin terjun ke dunia bisnis tetapi bingung menentukan posisi dan dunia bisnis yang ingin dijalaninya. Terkadang pemikiran bahwa dunia bisnis itu rumit, sulit, penuh tantangan, liar banyak pesaing dan lain-lain menjadi alasan orang untuk mundur teratur dan melupakan cita-cita menjadi seorang wirausaha mandiri.

Bisnis Itu Mudah, Pola Pikir Yang Membuatnya Menjadi Sulit

Sebenarnya sih bisnis tidak mudah-mudah banget karena perlu kesiapan mental tahan banting dan semangat pantang menyerah. Intinya adalah “hal mudah jangan dipersulit dan hal sulit jangan dipermudah atau dianggap enteng”. Jika menemukan tantangan cobalah mencari jalan keluar terbaik yang bisa menyelamatkan dunia bisnis yang ingin kita rintis.

Bisnis apa yang harus kita tekuni?

Saya melihat ada 2 peranan yang bisa kita ambil saat ingin berbisnis mandiri, yaitu:

  1. Posisi sebagai produsen
  2. Posisi sebagai marketing atau distributor

Begini penjabarannya …

1.  PRODUSEN

Produsen adalah pihak yang menghasilkan produk baik berbentuk barang nyata maupun jasa. Posisi ini membutuhkan bermacam keahlian seperti menyiapkan bahan baku, design produk, pelaksana produksi, sistem penyimpanan gudang, dan lain-lain yang memerlukan banyak sumber daya manusia (SDM) dan dana/ modal relatif besar.

Produsen berpikiran produksi, produksi dan produksi.

Mungkin dalam tahap awal memerlukan divisi penjualan yang aktif melakukan promosi untuk menawarkan produk ke pasar konsumen. Suatu saat jika produk sudah terkenal dan dipercaya pasar maka divisi penjualan akan berubah menjadi divisi pelayanan yang fokus menjaga kepuasan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

Produsen bisa memilih terus sekaligus bertindak sebagai marketing yang turun langsung ke pasar konsumen atau menyerahkan proses penjualan ke orang atau perusahaan lain yang memang fokus menjadi distributor.

Produsen harus memperluas pasar konsumen sehingga semakin banyak Marketing atau distributor yang inin menjualkan produknya akan semakin baik kecuali ada kontrak bahwa produk yang dihasilkan menjadi hak eksklusif penjualannya ke beberapa pihak saja. Jika sudah ada kontrak penjualan maka pihak produsen bisa menetapkan target penjualan yang wajib dilaksanakan oleh Marketing atau distributor resmi jika ingin terus bergabung dalam bisnisnya. Produk dengan brand merek dan konsumen besar bisa membuat kontrak eksklusif dengan perusahaan Marketing atau distributor yang mencakup area tertentu.

2.  MARKETING ATAU DISTRIBUTOR

Marketing atau distributor adalah pihak yang fokus menjualkan produk baik berbentuk barang nyata maupun jasa yang dihasilkan oleh orang/ perusahaan lain. Posisi ini membutuhkan keahlian bernegosiasi, menyebarkan produk ke area tertentu, membina hubungan dengan konsumen, dan lain-lain yang memerlukan sumber daya manusia (SDM) lebih ringkas dan dana/ modal relatif lebih kecil. Kecuali untuk armada transportasi mungkin perlu modal besar tetapi bisa disiasati dengan mencari rekanan jasa pengiriman.

Marketing atau distributor  berpikiran jual, jual dan jual

Marketing atau distributor tidak perlu mengetahui secara detail mengenai proses produksi dari bahan mentah sampai ke bahan jadi. Cukup belajar product knowladge agar bisa menjawab pertanyaan dari calon konsumen. Kalaupun mengetahui proses produksi itu lebih bagus tetapi seorang Marketing atau distributor biasanya memegang banyak produk sehingga akan menghabiskan waktu untuk belajar. Lebih baik waktunya dipakai untuk belajar ilmu marketing dan terjun langsung praktek di lapangan untuk melakukan transaksi penjualan.

Itu sekilas pilihan sederhana bidang bisnis yang bisa kita ambil jika ingin terjun ke dunia wirausaha.  Tentu saja masih memerlukan banyak penjabaran dan keterkaitan dengan bidang lain jika ingin meraih sukses dan bisa bertahan dalam dunia bisnis.

Kini setidaknya kita ada sedikit gambaran, mau dimana posisi saya di dunia wirausaha? Mengambil peranan sebagai produsen ataukah sebagai marketing / distributor?

Bisnis Itu Mudah, Pola Pikir Yang Membuatnya Menjadi Sulit. Jangan berpikir terlalu rumit, saat kita memilih posisi sebagai marketing atau distributor maka kita bisa menemukan banyak produsen yang kebingungan memasarkan produknya. Kita tinggal mencarikan pembeli yang tepat dan Insha Allah rejeki mengalir ke kantong kita

Apapun posisi yang kita pilih selalu ingat ungkapan :

  • Jangan takut berbagi rejeki dengan orang lain. Lebih takut jika tidak ada rejeki yang bisa dibagi dan dinikmati bersama.
  • Agar menjadi besar maka Bisnis memerlukan kerjasama team bukan individu karena jaman sekarang jarang ditemukan SUPERMAN untuk memperbesar bisnis tetapi memiliki SUPERTEAM akan membawa kesuksesan bagi bisnis
  • Jangan berharap menguasai bermacam ilmu dari A sampai Z, cukup memilah dan memilih beberapa disiplin ilmu saja yang sesuai dengan kemauan dan kemampuan kita
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s